Stop Menyebarkan Berita Hoax Dan Stop Intimidasi

 

Nabire, para hamba Tuhan dan warga serta aktivis tegaskan stop menyebarkan berita hoax dan stop intimidasi.
Pihak media informasi IT berpesan kepada warga masyarakat untuk menyaring informasi di media sosial maraknya informasi di media sosial dengan berbagai statmen oleh sebab itu para pembaca atau pemisah harus menyaring informasi tersebut apakah informasi itu fakta atau bohong. Kejadian-kejadian di sekitar lingkungan warga didaerah ataupun dimana saja yang ketika kita baca kita harus cek kebenarannya pasalnya ada oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang menyebarkan berita tidak sesuai kejadian di lapangan oleh sebab itu kita karus mengecek data secara berhati-hati.
Intimidasi adalah informasi yang kita dapat di berita terkait ada oknum yang suka menakuti orang lain atau meneror dengan menggunakan orang lain untuk melakukan pengalihan perhatian. Contoh ada salah satu oknum pengusaha yang menggunakan oknum-oknum siapa saja untuk meneror atau mengintimidasi wartawan dengan cara membentak wartawan dengan nada yang kasar di depan pasar karang tumaritis hal ini bisa kena pasal tentang kebebasan pers oknum ini mungkin saja dibayar untuk keperluan bisnis dan hal ini tidak mewakili institusi.
Warga atau keluarga harus antisipasi dengan modus pecah bela orang lain bisa menggunakan cara apa saja untuk memecabelah keluarga mereka akan menggunakan keluarga tersebut dengan cara sopan inilah modus yang susah terbaca keluarga harus hati-hati rumah tangga bisa rusak dengan modus cara apapun yang digunakan oleh oara-oara yang menggunakan modus sopan.
Hal-hal orang bisa dirampas dengan cara melakukan teror atau intimidasi seperti menghambat orang untuk kredit di bank padahal orang tersebut sudah memiliki dasar hukum atau data yang jelas tetapi oknum yang menggunakan statusnya untuk mengbeckup pihak lain untuk menghasut pihak bank ini adalah cara oknum yang menyebarkan berita hoax dan intimidasi.
Berita yang benar adalah berita dari penyidik kepolisian dan penegak hukum juga pihak wartawan pasalnya mereka sudah melakukan konfirmasi data sesuai dengan kejadian di lapangan dan konfirmasi ke pihak-pihak terkait sehingga berita tersebut bisa disampaikan ke publik dengan menggunakan kode etik melindungi nama atau gambar. Pesan dan harapan dari pihak media teknologi dan informasi (IT) pesan dari tokoh agama dan pesan juga dari warga masyarakat mari kita hindari propaganda berita baik yang ada di daerah diluar daerah maupun yang ada diluar negri propaganda berita adalah data yang tidak memiliki konfirmasi yang jelas secara online mari menghindari berita hoaks dan intimidasi karna Tuhan menciptakan kita untuk salingenolong bukan untuk saling menjatuhkan.

Tinggalkan Balasan