Soroti Lemahnya Perputaran Ekonomi dan Daya Beli Masyarakat, Alex Kamiroki: Pengusaha Punya Peran Besar Gerakkan Ekonomi Nabire
Nabire, Kondisi perputaran ekonomi dan daya beli masyarakat di wilayah ibu kota Provinsi Papua Tengah menjadi perhatian Ketua DPD Partai Hanura Papua Tengah, Alex Kamiroki. Ia menilai aktivitas ekonomi yang dirasakan masyarakat saat ini belum menunjukkan perputaran uang yang kuat dan merata di berbagai lapisan masyarakat.
Alex mengatakan geliat ekonomi di Nabire tidak semata-mata bergantung pada pemerintah pusat. Menurutnya, aktivitas para pelaku usaha serta kerja sama dengan pemerintah daerah turut menjadi faktor penting dalam menjaga pergerakan ekonomi masyarakat.
Ia menilai kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius karena rendahnya daya beli dapat memberikan tekanan lebih besar kepada masyarakat berpenghasilan rendah.
“Perputaran ekonomi di Papua Tengah itu berkat pengusaha, bukan hanya dari pusat,” kata Alex Kamiroki.
Menurut Alex, dirinya pernah melihat kondisi peredaran uang di masyarakat yang lebih terasa ketika Papua Tengah baru memasuki masa awal pemekaran. Aktivitas ekonomi pada periode tersebut dinilai memberikan dampak terhadap masyarakat dari berbagai kelompok ekonomi.
Sebagai pimpinan Partai Hanura di Papua Tengah, Alex menyatakan pihaknya ingin menyuarakan persoalan yang dirasakan masyarakat, khususnya terkait perkembangan ekonomi dan kemampuan masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan sejumlah pengusaha yang dinilai memiliki kepedulian terhadap masyarakat. Kerja sama antara pelaku usaha dan pemerintah Kabupaten Nabire disebut dapat menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga aktivitas ekonomi lokal.
Menurutnya, pemerintah perlu memperhatikan daya beli masyarakat secara lebih serius. Ketika kemampuan belanja masyarakat melemah, sektor perdagangan dan usaha kecil juga berpotensi ikut terdampak karena konsumsi masyarakat merupakan salah satu penggerak utama ekonomi daerah.
Di sisi lain, Alex turut mengaitkan kondisi ekonomi dengan persoalan lingkungan dan perubahan iklim yang belakangan dirasakan di Papua. Ia menyinggung dugaan kerusakan hutan dan aktivitas pertambangan sebagai bagian dari persoalan yang menurutnya perlu mendapat perhatian.
Alex berharap pemerintah bersama pelaku usaha dapat mencari langkah konkret untuk memperkuat ekonomi masyarakat, meningkatkan daya beli, serta memastikan manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara lebih luas.
Persoalan tersebut, menurutnya, perlu menjadi perhatian bersama agar masyarakat Papua Tengah, khususnya di Nabire, tidak semakin terbebani oleh lemahnya aktivitas ekonomi dan meningkatnya tekanan kehidupan sehari-hari.
(Sam Dimara)





