Nabire, renungan Firman Tuhan di mimbar online (RPT) hari ini tanggal 20 jam 16:30 salah seorang hamba Tuhan berpesan agar kita tetap berpegang teguh pada pedoman kitab suci Al-kitab yang sudah menubuatkan tentang tanda-tanda akhir zaman.
Tanda-tanda akhir zaman pertama dibuktikan dengan tanda keselamatan yaitu dengan kelahiran Tuhan Yesus Kristus, kelahiran Tuhan Yesus Kristus untuk menggenapi Firman Tuhan dan Tuhan mengatakan dalam firmanNya kedatangan anak manusia tidak ada seorang manusia pun yang tahu hanya Bapak disurga.
Pesan Firman Tuhan dari perjanjian Lama yang sudah menubuatkan tentang kelahiran Tuhan Yesus Kristus dan kelahiran Tuhan Yesus Kristus Tuhan mengatakan dalam Firman-Nya saat bertemu dengan murid-muridnya sebelum terangkat ke surga IA akan datang kedua kali oleh sebab itu Tuhan memerintahkan supaya murid-muridnya menyampaikan Firman Tuhan sampai ke ujung bumi dan baptiskanlah mereka dengan nama Bapak Anak dan Roh Kudus.
Kitab Zakaria sudah menuliskan tentang kondisi akhir zaman yang akan terjadi dan didalam Kitab Wahyu pasal 13 ayat 16 sampai 18 sudah menjadi pesan khusus juga buat kita khususnya kalangan Kristiani agar menggunakan khidmat sesuai ayat 18.
Seorang hamba Tuhan yang menyampaikan Firman ini mengajak setiap kita untuk menjadi berkat bagi orang lain pasalnya Tuhan menyelamatkan kita dengan kasih karunia-Nya itu dengan secara gratis seperti tertulis dalam Injil Yohanes pasal 3 ayat 16 oleh sebab itu bukan perjuangan kita untuk membalas kasih karunia Tuhan, Tuhan mengatakan dalam firman-Nya kita harus mengasihi orang lain tanpa mengenal latar belakang
kisah kedatangan Tuhan akan kita lewati setelah proses nubuatan selesai orang yang mati akan dibangkitkan dan sebelumnya ada masa pengangkatan dan akan nubuatan berikut orang-orang belum terangkat akan melewati nubuatan juga pesan Firman Tuhan ini untuk kita khususnya kalangan Kristiani harus tetap bersatu mengasihi juga orang lain seperti seorang samaria yang baik hati ketika kita sudah melakukan Firman Tuhan pokok anggur yang benar akan hidup dalam kehidupan kita menuntun kita menyambut kedatangan Tuhan yang ke dua kali.