Orang Mabuk Berkeliaran Akibat Miras

Nabire, belum lama ini DPRD didatangi oleh forum komunikasi antar umat beragama (FKUB) terkait maraknya orang Mabuk yang berkeliaran dan yang sangat disayangkan terutama generasi papua yang masih punya harapan dan masa depan akibatnya DPRD buka-bukaan mempertanyakan restribusi daerah kalau tidak ada sebaiknya ditertibkan saja.
Oknum-oknum orang Mabuk yang diduga berkeliaran baik di lingkungan oyehe maupun perkantoran dan dalam kondisi Mabuk mereka mendatangi para pedang seperti ibu-ibu yang berjualan di jalan pepera dan merasa terganggu para konsumen juga tidak berani untuk belanja dan terjadi keributan seperti perang mulut antara ibu-ibu dengan oknum-oknum yang diduga mabuk.
Pemerintah khususnya pihak terkait diharapkan bisa membantu menertibkan oknum-oknum yang diduga Mabuk dan berkeliaran.
Informasi dan komentar dari lingkungan warga pendidikan juga agama dan pengusaha mengharapkan agar generasi-generasi papua harus diselamatkan dari bahaya miras, karna akibat miras bisa menciptakan kejadian yang tidak diinginkan seperti mengemudi dan terjadi kecelakaan dan menggangu ketentraman pedagang yang sedang berjualan.
DPRD diminta mengambil kebijakan sebagai wakil rakyat duduk bersama dengan tokoh-tokoh agama dan tokoh adat juga tokoh pendidikan dan terkait oknum-oknum yang mendengarkan berita ini sebagai saran untuk memberi rasa nyaman kepada pedagang juga warga jadi ada yang punya kepentingan untuk bisa saling mengerti sehingga tidak ada teror dan intimidasi dan pengalihan perhatian mengingat kondisi generasi papua maupun pendatang harus diselamatkan dari bahaya miras dan aibon.





