Warga Resah Oknum Ojek Yang Buat Patokan Harga Sembarangan

Nabire, warga menyampaikan sarannya kepada pemerintah lewat dinas terkait untuk menertibkan oknum-oknum ojek yang buat patokan harga sembarangan.
Kemarin sekitar jam 4 warga yang menumpang di ojek dari jalan merdeka ke nabarua diduga oknum ojek tidak tahu alamat dan antar penumpang dan membuat patokan harga tidak sesuai dengan yang sebenarnya yang seharusnya 15 ribu diminta sampai 40 ribu penumpang diantar melewati kali harapan dan kembali ke arah Malompo ojek seharusnya harus melewati jalan merdeka menuju jalan Yosudarso oknum ojek diduga nyasar tidak tahu alama alias ojek baru belum sampai di tujuan ojek menurunkan penumpang dan menarif tarif sekitar 40 ribu.

 

Oleh sebab itu warga minta saran kepada pemilik ojek agar ojek baru harus tahu alatamat baru dikasih helem pasalnya jangan sampai ojek pasang harga tidak sesuai dengan patokan warga melaporkan juga ojek yang parkir juga diduga menarif tarif yang tinggi, informasi naik ojek dari lampu merah jalan kusuma bangsa sampai di dukcapil di Tarif 15 ribu yang seharusnya 5 ribu. Warga juga berpesan untuk para penumpang harus melihat nomor ojek dan plat kendaraan.

 

Ojek menjadi menjadi peluang yang sangat baik untuk beraktifitas sesuai dengan tujuan masing-masing namun saja ada oknum-oknum ojek yang sudah berlebihan oknum ojek tersebut menganggap penumpang mungkin belum mengerti tidak tau harga patokan mencegah kejadian seperti ini warga minta bantu ke pemerintah dan pihak-pihak terkait agar menertibkan pelayanan ojek-ojek dan memberikan sosialisasi seperti ojek harus menggunakan helem sesuai dengan warna tidak boleh ada nomor ojek tapi warna helem sembarangan contoh di nabire ada ojek helem putih, kuning dan biru tapi ojek menggunakan helem warna merah atau hitam atau hijo hal ini yang harus diperhatikan dan saran juga untuk oknum-oknum yang baru datang ojek ke nabire kuasailah alamat di nabire secara merata baru pakai helem ojek dampak yang terjadi sesuai pengaduan penumpang oknum ojek tidak tau alamat dan buat harga sembarangan inikan merugikan orang lain.

Tinggalkan Balasan