Waspada Penambangan Liar di Papua Tengah Merusak lingkungan

Nabire, masyarakat Papua serta aktivis kritik melarang keras pengerusakan lingkungan akibat pertambangan liar di Provinsi Papua Tengah.

 

Penambangan emas di musaero lagari menjadi sorotan publik karena penambangan liar tidak memiliki izin lingkungan baik di Kabupaten maupun Provinsi. Kepala dinas lingkungan hidup kabupaten Nabire Arfan Natan Palumpun, ST. menegaskan bahwa kami tidak mengeluarkan izin untuk penambangan terkait oknum-oknum pengusaha yang diduga tidak pernah melapor di dinas lingkungan hidup Kabupaten.

 

Masalah lingkungan hidup jadi masalah yang serius pasalnya BMKG sudah memberikan alaram terkait cuaca ekstrem yang akan terjadi Indonesia dan Papua Tengah termasuk didalamnya daftar BMKG.

 

Antisipasi dampak bencana di Kabupaten Nabire diminta kepada pemerintah Provinsi Papua Tengah dan Kabupaten Nabire untuk menindak lanjuti penambangan emas liar yang tidak memiliki izin dari pemerintah daerah Kabupaten. Kepala dinas DLH Kabupaten Nabire minta permisi dan mohon kepada kami punya pemilik hak ulayat atau kepala adat agar membantu kami untuk tidak memberikan izin kepada penambangan emas maupun pengerusakan hutan pasalnya kami punya saudara-saudara Papua dan generasi Papua mereka butuh lingkungan yang sehat oleh sebab itu kami harap supaya mari kami duduk bersama dengan perusahaan tambang dan kayu yang tidak memiliki izin untuk segera melapor karna ini masalah iklim atau lingkungan yang berdampak ke seluruh dunia.

Tinggalkan Balasan