Banjir Rendam Morgo Pantai Nabire, Air Capai Hampir 1 Meter, Warga Gunakan Perahu
Nabire, 11 Januari 2026 – Permukiman warga di Morgo Pantai, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, kembali dilanda banjir pada Rabu, 9 Januari 2026. Banjir diduga berasal dari luapan Sungai Kali Nabire yang masuk ke lingkungan warga dengan ketinggian air mencapai hampir satu meter.
Akibat banjir tersebut, sejumlah warga terpaksa menggunakan perahu di sekitar rumah untuk beraktivitas sekaligus saling membantu mengevakuasi barang dan warga yang terdampak. Air menggenangi rumah-rumah warga selama kurang lebih tiga jam sebelum akhirnya surut secara perlahan.
Warga menyebut banjir di wilayah Morgo Pantai sudah menjadi kejadian rutin yang terjadi setiap tahun, dengan intensitas berbeda-beda, mulai dari banjir kecil hingga banjir besar. Kondisi ini membuat warga meminta perhatian serius dari pemerintah daerah untuk melakukan penanganan jangka panjang.

“Banjir ini sudah bertahun-tahun kami alami. Kami minta pemerintah segera membangun talut dari Jembatan Pasar Kali Bobo sampai ke muara Pantai Nabire agar banjir tidak terus masuk ke lingkungan kami,” ujar salah satu warga.
Selain merendam rumah, banjir juga menyebabkan kerusakan dan kehilangan harta benda milik warga. Sejumlah peralatan rumah tangga seperti mesin cuci, kulkas, dispenser, hingga televisi dilaporkan rusak akibat terendam air. Bahkan, tempat sembahyang (musala) di wilayah tersebut juga ikut tergenang.

Salah seorang ibu rumah tangga mengaku air masuk ke rumahnya secara tiba-tiba dan tidak terkendali. “Air naik sampai setinggi tempat tidur. Lemari roboh, TV rusak, sumur tertutup air. Padahal rumah panggung juga ikut tergenang,” ungkapnya.
Warga Morgo Pantai berharap adanya bantuan darurat serta langkah pencegahan, termasuk perlindungan daerah aliran sungai dari aktivitas pengerusakan lingkungan seperti penggunaan alat berat dan penebangan pohon secara sembarangan.
“Kalau hanya didata tanpa solusi, kami mau makan apa? Alat masak juga banyak yang rusak. Kami butuh tindakan nyata, bukan janji,” tegas warga lainnya.
(Samuel Dimara)





