Rayakan HUT ke-38, GBI Karang Mulia Nabire Teguhkan Komitmen Kebersamaan dalam Pelayanan
Nabire, 13 Januari 2026 – Jemaat Gereja Bethel Indonesia (GBI) Karang Mulia, Nabire, merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-38 dalam suasana penuh sukacita dan kekhidmatan pada ibadah Minggu, 11 Januari 2026. Ibadah yang dimulai pukul 09.12 WIT tersebut dipimpin oleh Pdt. Daniel Aleksander, yang juga menyampaikan pesan rohani tentang pentingnya menjaga kebersamaan dan kesatuan dalam pelayanan.
Perayaan HUT ke-38 ini diikuti oleh keluarga besar GBI Karang Mulia dengan rangkaian ibadah yang berlangsung tertib dan lancar. Selain sesi khotbah, acara juga diisi dengan persiapan serta prosesi pemotongan kue ulang tahun sebagai ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan selama perjalanan pelayanan gereja.
Dalam siraman rohaninya, Pdt. Daniel Aleksander menekankan bahwa pelayanan harus dilakukan dengan hati yang tulus dan murni untuk memuliakan Tuhan, bukan untuk kepentingan pribadi. Ia mengingatkan jemaat agar tidak memanfaatkan pelayanan demi keuntungan diri sendiri maupun untuk menyombongkan diri.

“Kita melayani Tuhan, bukan untuk kepentingan pribadi. Tuhan menilai hati manusia, bukan penampilan luar. Karena itu, hilangkan sifat iri hati, hentikan gosip antar sesama pelayan, dan tetaplah menjaga kesatuan,” pesan Pdt. Daniel Aleksander di hadapan jemaat.

Menjelang akhir ibadah, Pdt. Daniel Aleksander juga membagikan kisah kebersamaan dan perjalanan pelayanan bersama Gembala GBI Karang Mulia, Sarmini Gunto, dan suami. Ia menceritakan pahit manis perjuangan dalam membangun gereja yang pada akhirnya dijawab oleh Tuhan melalui pertumbuhan dan kedewasaan jemaat.

Sementara itu, Pdt. Deny Poly turut membacakan sejarah singkat berdirinya GBI Karang Mulia. Ia menyampaikan bahwa perjalanan 38 tahun gereja menjadi bukti rekam jejak pelayanan yang dicatat oleh Tuhan, khususnya dalam upaya menggembalakan dan mengembalakan domba-domba Tuhan hingga mencapai kedewasaan rohani.
Ibadah perayaan HUT ke-38 GBI Karang Mulia ditutup dengan pemotongan kue ulang tahun yang disaksikan oleh seluruh jemaat dan para hamba Tuhan. Khotbah dan pesan rohani yang disampaikan diharapkan menjadi bahan evaluasi bersama agar jemaat GBI Karang Mulia terus menjaga persatuan, menghindari iri hati, dan mengutamakan Tuhan Yesus dalam setiap aspek pelayanan.
(Samuel Dimara)
