Perputaran Uang Tidak Jelas Daya Beli Rendah Masyarakat Miskin Kena Dampak

Nabire, salah seorang pengamat ekonomi sumbernya mengatakan perputaran uang tidak jelas daya beli rendah masyarakat miskin kena dampak oleh sebab itu kita harus cari solusi ini berbicara soal kemanusiaan.
Kondisi pasar mama-mama Papua di pasar oyehe diduga daya beli rendah berdampak kepada masyarakat tak mampu berdasarkan sumber yang didapat di pasar oyehe baru-baru ini masyarakat tak mampu atau masyarakat miskin baik yang berdagang atau berjualan khususnya mama-mama Papua itu serba salah kalau pembeli sepi uang mana yang mau dibawa pulang untuk membeli makanan, sedangkan masyarakat miskin yang menjadi konsumen daya beli rendah karna harga barang mahal jadi serba salah.
Pantauan pengamat ekonomi yang turun ke lapangan dirinya mengatakan memang kondisi sangat memprihatinkan pasalnya kalau harga barang yang mahal pasti hanya orang mampu yang bisa belanja sedangkan masyarakat miskin jadi penonton hal ini yang membuat kami sebagai pengamat ekonomi juga kena dampak lanjut kata pengamat ekonomi pihaknya mau melaksanakan kegiatan tidak ad anggaran cuma pesan kami harus selamatkan masyarakat tak mampu yang butuh makan minum dengan kemampuan belanja mereka sesuai kebutuhan harga barang.
Harga dagangan di Kabupaten Nabire baik di toko besar atau toko kecil maupun di rumah makan atau warung kecil sudah mahal semua hal ini harus ada pengawasan dari provinsi dan Kabupaten.
kenaikan harga barang satuan yang sudah melewati batas dampak lain pengaruhnya efisiensi anggaran yang menyebabkan perputaran uang di daerah tidak lancar salah satunya aktifitas proyek yang sekarang tidak bisa berjalan akibat pemangkasan anggaran.
Harapan dan pesan warga masyarakat Papua pemerintah daerah segera memperhatikan masyarakat yang tidak mampu yang masih berada di bawah garis kemiskinan di tanah Papua yang jumlahnya semakin banyak. Dana BLT yang sering dibantu kepada masyarakat tidak bisa bertahan sampai 1 bulan 600.000 di Papua harga barangnya mahal kami harap sebagai warga Papua untuk pemerintah perhatikan kami.

Tinggalkan Balasan