Pelantikan Kepala Sekolah Yayasan PESAT di Nabire, Guru Diminta Fokus Mendidik Generasi Papua

Nabire, 17 Juni 2026 – Yayasan Pendidikan dan Sosial (PESAT) menggelar pelantikan dan serah terima jabatan kepala-kepala sekolah di lingkungan Yayasan PESAT pada Rabu (17/6/2026). Kegiatan berlangsung di Kampus STMIK, Kampung Sanoba, Jalan Poros Samabusa, Kabupaten Nabire, mulai pukul 10.00 WIT.
Acara tersebut dihadiri oleh Pendiri Yayasan PESAT, Pdt. Daniel Aleksander, Ketua Yayasan PESAT Eliezer Edo Odo, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, pengurus Yayasan PESAT, serta Rektor STMIK Gunawan Prayitno, M.Kom.

Dalam siraman rohani yang disampaikan sebelum prosesi pelantikan, Pdt. Daniel Aleksander menegaskan bahwa profesi guru merupakan panggilan yang dipercayakan oleh Tuhan untuk membentuk generasi penerus bangsa.
Menurutnya, setelah Yesus Kristus naik ke surga, tanggung jawab mendidik generasi muda dilanjutkan oleh para guru yang tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga membangun karakter dan nilai-nilai kehidupan.

“Dahulu kita mengenal guru Injil yang menjadi teladan dalam membentuk karakter masyarakat. Karena itu, para guru dan kepala sekolah harus tetap fokus melayani, mendidik siswa dengan penuh tanggung jawab, serta aktif mengikuti ibadah di lingkungan Yayasan PESAT sebagai bagian dari komitmen pelayanan,” pesannya.
Pdt. Daniel Aleksander juga menjelaskan bahwa misi pelayanan Yayasan PESAT di Papua, termasuk di Kabupaten Nabire, adalah menghadirkan pendidikan berpola asrama untuk mempersiapkan generasi Papua yang berkualitas, memiliki daya saing, mampu bekerja, menjadi tuan di tanahnya sendiri, serta hidup dalam takut akan Tuhan.

Sementara itu, Ketua Yayasan PESAT Eliezer Edo Odo dalam sambutannya mengingatkan seluruh kepala sekolah yang baru dilantik agar memegang teguh sumpah dan janji jabatan yang telah diucapkan.
Ia juga menegaskan pentingnya mengikuti ibadah komunitas Yayasan PESAT sesuai jadwal sebagai bagian dari pembinaan rohani dan kebersamaan dalam pelayanan pendidikan.

Selain menjadi sarana memperkuat iman, ibadah bersama juga menjadi wadah berbagi informasi, membangun komunikasi antarpegawai, serta memuliakan Tuhan dalam setiap aspek pelayanan.
Pelantikan dan serah terima jabatan ini diharapkan semakin memperkuat komitmen Yayasan PESAT dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan membentuk generasi Papua yang unggul, berkarakter, serta memiliki integritas yang kuat.

(Sam Dimara)

Tinggalkan Balasan